Novel "Pulang" By: Tere Liye
Lebih banyak luka di hati bapakku di banding di badannya. Lebih banyak tangis di hati mamakku dibanding di matanya. Aku tau itu sekarang. .
Kemana lagi aku harus pulang?
.
"...Adzan jelas adalah mekanisme Tuhan memanggil siapapun agar pulang ke pangkuan Tuhan, bersujud..."
.
"Agam, kembalilah. Pulanglah kepada Tuhanmu. Aku tahu kau tidak pernah menyentuh setetes pun minuman keras dan tidak mengunyah sepotong pun daging babi dan semua yang diharamkan oleh agama. Perutmu bersih, itulah cara mamak kau menjagamu agar tetap dekat saat panggilan untuk pulang telah tiba. Berdiri tergaklah pada kebenaran..."
Tuanku Imam
.
.
PULANG - TERE LIYE
Ketuk Disini untuk mendapatkan novel tersebut
